Cinta Saturnus
"cinta saturnus"
Ini adalah kisahku, yang mungkin tak begitu penting tetapi ingin kutuangkan dalam sebuah cerita... Namaku Roy... Aku tinggal di kota antah berantah di sebuah tempat di muka bumi ini... Cerita ini dimulai ketika aku mulai memasuki jenjang pendidikan di sebuah perguruan tinggi. Cukup menyebalkan ketika aku harus pergi "merantau" jauh dari orang tua dan kampung halaman, tinggal sendiri tanpa seseorang yang dikenal dan harus mulai menjadi seseorang yang lebih mandiri dari sebelumnya....
Hari pertamaku pun tiba..menyandang status sebagai calon mahasiswa baru, aku masuk ke halaman kampus dengan rasa bangga dan gemetar seakan akan bumi sedang dilanda gempa yang amat dashyat. Sejenak aku berhenti dan melihat ke kanan dan ke kiri, dan aku menyaksikan pasang - pasang mata yang tak kukenal sama sekali dan disitulah aku harus menelan ludah dan menghapus cucuran keringat yang sedari tadi terus mengalir bak lahar dingin dari merapi... Jujur aku adalah orang yang selalu gugup dan panik dengan suasana yang baru seperti saat ini...
Singkat cerita kini semua calon mahasiswa baru telah berkumpul di dalam sebuah ruangan gedung dipandu oleh kakak - kakak senior yang memasang wajah seram dan sedikit cemberut, sehingga membuat sebagian maba agak jengkel dengan kelakuan para senior..kelompokpun dibagikan, semua mahasiswa baru dibagi menjadi berkelompok demi memudahkan untuk mengkoordinir mereka, dan yah...aku pun merapat ke kelompok 4.
Pertama kali aku masuk ke dalam kelompok itu aku merasa canggung dengan sesegera mungkin aku beradaptasi dengan lingkungan baru ini, dan pada saat kakak senior memberi arahan kepada kami mataku tertuju kepada salah seorang mahasiswi yang menarik perhatianku..bahkan aku sudah tak dapat mendengar lagi apa yang diucapkan oleh senior itu mataku hanya tertuju pada satu titik..aku seperti melihat bulan purnama yang bersinar dengan maha terangnya tepat di depanku..padahal hari ini masih terlalu pagi untuk sekedar bermimpi seperti itu akupun sempat diam terpaku tanpa satu kedipan pun sampai aku dikejutkan dengan teman satu kelompokku sendiri...
Hari - hari pun telah berlalu dan moment pada saat itu tak dapat kulupakan..aku masih penasaran siapa sebenarnya dia apakah bidadari yang diutus untuk aku temui atau sebaliknya...ntahlah, aku seperti terpenjara didalam pikiranku sendiri aku coba melupakannya tapi tak bisa raut wajahnya selalu hadir setiap kelopak mataku terpejam..dari rasa penasaran itu aku mulai mencari tau, siapakah dia..layaknya seorang detektiv di tv aku mulai menelusuri keberadaannya dan menanyakan siapa namanya, setelah beberapa hari aku mencari tahu tentang dia akhirnya kudapatkan namanya...tak dapat dipungkiri nama dan wajahnya sama - sama indah untuk dilihat dan dipandang...tapi walaupun kebahagian itu muncul ada rasa kecewa yang amat dalam, sosok yang selalu hadir dipikiranku ternyata telah milik orang lain..dan aku hanya mampu menikmati keindahan yang telah tuhan ciptakan namun tak dapat ku miliki seutuhnya...sama halnya dengan saturnus, kita hanya mampu melihat indahnya cincin dari planet tersebut tapi tak satupun dari kita mampu memilikinya...
Itulah kisah petualangan cintaku yang singkat dengan akhir sebagai orang yang mengagumi tanpa memiliki....
Sedih 😭
ReplyDeleteheem..dulunya naksir dia sebelum ketemu sama si dia
Delete