Sebuah Usaha Melupakan

Suatu masa dimasa silam, aku pernah bertahan sekuat-kuatnya untuk seseorang bahkan separuh waras ku abaikan, aku menjadi apapun asal bisa dengannya agar semua yang ku inginkan dapat kumiliki...waktu itu aku membutakan diri sebuta-butanya menjadi tuli untuk segala perkara yang melemahkan dada...

Aku ingin dia, kuperjuangkan sekencang-kencangnya berlari...hingga tersungkur aku setengah mati, namun yang aku dapatkan adalah kenyataannya dia tidak peduli...hari-hari patah dan kalah, hari-hari kecewa dan jatuh akhirnya kulalui juga...panjang rentang waktu terasa, nyatanya luka lebih dalam dari apa yang aku kira...

Aku menenangkan diri berkali lipat dari patahhati-patahhati sebelumnya dia tak hanya menghancur kan harapanku dia juga mengajarkan betapa kejamnya perasaan yang dia miliki kepadaku, dia membuat yang kuberikan segalanya dibalas hantam tangis sehina-hinanya ia campakan begitu saja hingga sepenuh latar bumi sepalung lautan ku kutukan sepi sepanjang hidupnya..

Hari itu usai sudah segala perkara kulepaskan ia kepada semesta, matilah bersama sedih-sedih yang ia derita...

Comments

Popular posts from this blog

Kita Kembali Bertemu

Sebuah Permohonan

Sang Pengagum